10 Pemain Termahal Liga Inggris, Harry Kane Puncaki Daftar, Eks Liverpool Jadi Raja!

– Pasar transfer tidak hanya tentang kedatangan pemain bintang, tetapi juga tentang kepergian yang meninggalkan kesan mendalam. Sepanjang sejarah Premier League, banyak pemain hebat yang akhirnya memutuskan pindah ke luar negeri dengan harga transfer yang sangat besar. Salah satu yang terbaru adalah Luis Diaz, yang dilepas Liverpool ke Bayern Munich dengan biaya yang sangat menarik.
Bukan hanya sekumpulan angka, transfer ini menjadi bukti bahwa Premier League memang pasar kelas atas yang menjanjikan, bukan hanya sebagai tujuan, tetapi juga sebagai awal karier global para bintang lapangan hijau.
Luis Diaz menjadi nama terbaru yang masuk daftar pemain yang hengkang dengan biaya tinggi dari Premier League. Pemain sayap asal Kolombia tersebut meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Bayern Munich dengan nilai transfer sebesar 65,5 juta Poundsterling, atau setara dengan Rp1,36 triliun. Kepergian Diaz dipicu oleh ketidakmauan Liverpool menawarkan kontrak baru dengan gaji yang lebih besar.
Akhirnya, pemain tersebut meminta klub untuk membantu proses pindahnya ke Jerman. Dana dari transfer ini juga berkontribusi dalam mendanai pembelian besar-besaran Liverpool musim panas ini.
Lalu, di posisi apa Diaz dalam daftar pemain Premier League dengan transfer keluar termahal ke luar negeri sepanjang sejarah? Berikut 10 pemain dengan biaya transfer tertinggi dari Liga Inggris yang tercatat di situs Transfermarkt:
10. Romelu Lukaku (Manchester United ke Inter Milan – 63,3 juta pound)
Perjalanan Lukaku di Old Trafford tidak sepenuhnya gagal, tetapi juga tidak bisa disebut sukses besar. Dua musim berlalu, Manchester United tidak ragu melepaskannya ke Inter Milan. Di sana, kariernya kembali berkembang di bawah arahan Antonio Conte. Menariknya, Chelsea pernah mengambilnya dengan harga yang lebih tinggi sebelum akhirnya menjualnya lagi ke Napoli.
9. Julian Alvarez (Man City ke Atletico Madrid – 64,1 juta Poundsterling)
Performa luar biasa dengan 19 gol dan 13 umpan di musim 2023-2024 tidak cukup untuk memastikan posisi utama di Manchester City. Julian Alvarez akhirnya memutuskan pergi ke Atletico Madrid. Meski sempat terancam gagal karena perselisihan transfer antara Chelsea dan Atletico, transfer tersebut resmi berlangsung, bahkan disambut dengan gaya khas pemain tersebut—merujuk pada tokoh Spider-Man.
8. Jhon Duran (Aston Villa ke Al-Nassr – 64,1 juta Poundsterling)
Keputusan yang mengejutkan datang dari Duran, meskipun tampil mengesankan dengan mencetak 12 gol di paruh pertama musim, ia tetap tidak mendapatkan posisi utama di Aston Villa. Ia memutuskan untuk bergabung dengan Al-Nassr pada Januari 2025 demi jaminan waktu bermain yang lebih konsisten.
7. Luis Diaz (Liverpool ke Bayern Munich – 65,5 juta Poundsterling)
Diaz datang dari Porto pada tahun 2022, menunjukkan sedikit potensi sebelum akhirnya terkena cedera yang membuatnya terhambat. Ia sempat berkontribusi dalam keberhasilan Liverpool meraih gelar Premier League musim 2024-2025, lalu akhirnya pindah ke Bayern. Kepergiannya dianggap sebagai solusi yang menguntungkan bagi semua pihak.
6. Luis Suarez (Liverpool ke Barcelona – 69,9 juta Pound)
Setelah kegagalan dramatis Liverpool dalam memperoleh gelar pada musim 2013-2014, Suarez akhirnya meninggalkan klub tersebut dan bergabung dengan Barcelona. Di sana, ia menjadi bagian dari trio legendaris MSN bersama Messi dan Neymar. Pergiannya dianggap sebagai salah satu yang paling menyentuh dalam sejarah Premier League.
5. Cristiano Ronaldo (Manchester United ke Real Madrid – 80,4 juta pound)
Pemain yang tidak memerlukan banyak pembicaraan. Ronaldo menjadi pemain paling mahal di dunia pada masa itu. Di Madrid, ia mencetak 450 gol dalam 438 pertandingan, dan menjadi ikon legendaris. Kariernya terus berlanjut ke Juventus, lalu kembali ke United, sebelum akhirnya pindah ke Arab Saudi.
4. Harry Kane (Tottenham ke Bayern Munich – 81,2 juta Poundsterling)
Setelah bertahun-tahun mencetak gol untuk Tottenham tanpa meraih gelar, Kane akhirnya memutuskan untuk pergi ke Bayern. Ironisnya, musim pertamanya justru berakhir tanpa gelar bagi Bayern—situasi yang sangat jarang terjadi. Namun, ia akhirnya meraih trofi Bundesliga di musim berikutnya.
3. Gareth Bale (Tottenham ke Real Madrid – 86,4 juta pound)
Bale pernah menjadi pemain paling mahal di dunia. Saat bermain di Madrid, ia mencetak lebih dari 100 gol dan beberapa momen legendaris dalam pertandingan final Liga Champions. Meski sering dikabarkan akan meninggalkan klub, ia tetap bertahan cukup lama sebelum akhirnya kembali ke Spurs dan pensiun pada tahun 2023.
2. Eden Hazard (Chelsea ke Real Madrid – 103,3 juta Poundsterling)
Dikenal sebagai salah satu pemain sayap terbaik dunia saat bermain di Chelsea, Hazard justru menjadi contoh buruk dari transfer mahal. Di Madrid, penampilannya menurun tajam karena cedera dan ketidakstabilan performa. Akhirnya, kontraknya diputus lebih awal pada tahun 2023.
1. Philippe Coutinho (Liverpool ke Barcelona – 115,5 juta pound)
Ini adalah transfer paling mahal dari Premier League ke luar negeri hingga saat ini. Coutinho pernah bersinar di Liverpool, tetapi di Barcelona ia tidak mampu menunjukkan kemampuannya secara konsisten. Ironisnya, ketika dipinjamkan ke Bayern, ia mencetak dua gol ke gawang Barcelona dalam kemenangan 8-2 di Liga Champions.
Banyak Uang, Namun Tidak Semua Menghasilkan Kebahagiaan Banyak Dana, Tapi Tidak Semua Membawa Kepuasan Banyak Keuntungan, Namun Tidak Semua Memberi Kebahagiaan Banyak Harta, Tapi Tidak Semua Menghasilkan Keharmonisan Banyak Kekayaan, Namun Tidak Semua Menyebabkan Kebahagiaan
Banyak nama besar dalam daftar ini memiliki jalur karier yang berbeda setelah meninggalkan Premier League. Beberapa berhasil, tetapi tidak sedikit yang kesulitan beradaptasi dengan ritme dan harapan di klub baru.
Tidak semua dari mereka mampu membuktikan nilai mahal yang dimilikinya. Hazard, Coutinho, bahkan Bale dan Suarez mengalami fase naik-turun di klub barunya, meskipun sempat memberikan kontribusi penting.
Perpindahan pemain sepak bola dari Premier League ke klub di luar negeri bukanlah hal yang baru, dan tampaknya tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Dengan meningkatnya nilai pasar dan daya tarik kompetisi lain seperti Bundesliga, La Liga, hingga Liga Pro Arab Saudi, Premier League akan tetap menjadi sumber "ekspor mahal" bagi para pemain kelas dunia.
Luis Diaz adalah satu nama terbaru di daftar panjang tersebut. Meskipun jumlah transfernya belum melebihi rekor Coutinho, kisah keberhasilan atau kegagalannya di Bayern akan menjadi catatan unik dalam sejarah transfer sepak bola.
Akhirnya, jumlah besar uang yang dipertukarkan dari Premier League ke luar negeri menunjukkan dua hal: kekayaan finansial klub Inggris dan harapan tinggi terhadap pemain bintang. Namun, dana tidak selalu menjamin kesuksesan. Buktinya dari sejarah, hanya sedikit dari para pemain mahal tersebut yang berhasil menciptakan warisan di klub barunya.
Apakah Luis Diaz akan meniru langkah Kane dan Ronaldo, atau justru mengalami nasib buruk seperti Hazard dan Coutinho? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.
Komentar
Posting Komentar